file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

BMKG Catat 235 Gempa Susulan Guncang Flores, Aktivitas Belum Meluruh Signifikan

Avatar photo
IMG 20260815 WA0030

Sementara intensitas VI MMI tercatat di Wolowae, Nagekeo dan Kota Bajawa. Intensitas V MMI dirasakan di sejumlah wilayah lainnya.

Tsunami Sempat Terjadi, Peringatan Telah Berakhir

Gempa utama juga sempat memicu tsunami di sejumlah wilayah pesisir.

Berdasarkan jaringan pengamatan muka air laut BMKG, gelombang tsunami terdeteksi di sejumlah lokasi. BMKG mencatat ketinggian puncak mencapai 1,61 meter di Reo, Manggarai dan Manggarai Timur, sedangkan di Maurole, Ende mencapai 0,94 meter.

Gelombang dengan ketinggian lebih dari 0,5 meter juga terdeteksi di sejumlah lokasi lainnya, termasuk Bulukumba dan Sape, Bima.

BMKG kemudian secara resmi mengakhiri seluruh Peringatan Dini Tsunami pada pukul 07.30 WIB, setelah hasil pemantauan menunjukkan kondisi muka laut telah kembali aman.

BMKG Turunkan Tim untuk Pemetaan Wilayah

Selain memantau aktivitas gempa secara real-time, BMKG juga menerjunkan tim ahli untuk mendukung proses pemulihan dan rekonstruksi pascabencana.

Tim BMKG Pusat bersama 14 Unit Pelaksana Teknis (UPT) BMKG se-NTT melakukan survei di sejumlah wilayah, termasuk Ngada dan Nagekeo serta titik-titik yang dinilai rawan di Pulau Flores.

Baca Juga :  Dua Hari Hilang, Pemancing di Sungai Tarus Ditemukan Tak Bernyawa