Meskipun terjadi efisiensi anggaran, Kepala BPJN NTT, menegaskan komitmen BPJN untuk tetap menjaga stabilitas dan mobilitas barang dan jasa di NTT.
Sebagai bentuk kesiapan menghadapi peningkatan mobilitas selama Lebaran, BPJN NTT telah membuka 23 posko Lebaran di berbagai wilayah NTT.
“Meski ada efisiensi anggaran, kami tetap berkomitmen untuk memastikan kelancaran transportasi di NTT. Saat ini kami sudah membuka 23 titik posko lebaran di wilayah NTT” Ujarnya.
Junianto mengakui bahwa efisiensi anggaran berdampak pada tingkat kemantapan jalan nasional di NTT. Tingkat kemantapan jalan yang semula mencapai 96,03 persen diperkirakan akan turun menjadi sekitar 92-93 persen pada akhir tahun.
Selain itu, masih terdapat sekitar 1.523 titik jalan berlubang di NTT. Meskipun 910 titik (58,6%) telah ditangani, masih tersisa sekitar 600 titik jalan berlubang yang belum diperbaiki.
Kondisi ini diakui sebagai tantangan yang dihadapi BPJN NTT dalam menjaga infrastruktur jalan di tengah keterbatasan anggaran.(Tom)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
