IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

BPJN NTT kontrak 6 Paket pekerjaan Rehabilitasi jembatan dan penanganan longsoran

Avatar photo
IMG20250325111140

tv-beritakota.com – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT telah menandatangani kontrak enam paket pekerjaan tahap pertama senilai lebih dari Rp 43 miliar yang meliputi penanganan longsoran dan rehabilitasi jembatan.

Keenam paket pekerjaan tersebut adalah:
1. penanganan longsoran Motaain-Motamasin,
2.rehabilitasi Jembatan Hurung (Adonara, Flotim),
3.rehabilitasi Jembatan Taramana II (Alor),
4.penanganan longsoran Hoelelo-Oenanek,
5.penanganan longsoran Batas Kota Kupang-Batas Kota Soe, dan
6. rehabilitasi Jembatan Noelmina.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Kepala BPJN NTT, Agustinus Junianto, menjelaskan bahwa total anggaran untuk pekerjaan fisik tahun ini mencapai Rp 102 miliar, yang dialokasikan untuk preservasi jalan, pembangunan jembatan, rehabilitasi, dan penanganan longsor.

Selain enam paket yang telah terkontrak, BPJN NTT masih menunggu proses tender melalui e-catalog untuk dua paket pembangunan jembatan di Kabupaten Alor dan Adonara (Flores Timur) senilai Rp 43 miliar.

Junianto menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Kota Kupang, dan masyarakat atas penundaan pembangunan Jembatan Oesapa yang diundur ke tahun 2026 akibat efisiensi anggaran.

Baca Juga :  Wamensos Agus Jabo Pastikan Penyaluran Bantuan Erupsi Gunung Lewotobi Didistribusikan Secepatnya