Masyarakat, khususnya pengguna jasa transportasi laut, diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi dari BMKG dan mematuhi arahan otoritas pelabuhan demi keselamatan bersama
Berdasarkan informasi resmi BMKG, tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di sejumlah wilayah perairan, antara lain Selat Sape bagian utara, Selat Alor, Selat Pantar, Selat Flores–Lamakera, Selat Pukuafu, Perairan Taman Nasional Komodo, Perairan Flores, Selat Sumba bagian timur, serta Perairan Labuan Bajo.
Sementara itu, gelombang lebih tinggi yakni 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di Selat Sape bagian selatan, Perairan selatan Alor–Pantar, Laut Sawu, Perairan selatan Sumba, Perairan selatan Sabu–Raijua, Perairan selatan Kupang–Rote, Perairan selatan Flores, Selat Sumba bagian barat, Selat Ombai, Perairan utara Sabu–Raijua, Perairan utara Timor, serta Perairan selatan Timor–Rote.
BMKG menjelaskan, kondisi ini dipengaruhi oleh sistem tekanan rendah di Australia bagian utara yang membentuk daerah pertemuan angin di wilayah NTT.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
