“PAN ini logonya matahari. Matahari tidak pernah membedakan siapa kita, apa sukunya, apa agamanya, atau apa partainya. Matahari memberikan manfaat dan kasih sayang kepada siapa saja. Itulah filosofi PAN,” ujar Zulkifli Hasan.
Ia mengingatkan seluruh kader PAN di NTT agar menjadikan politik sebagai jalan melayani rakyat dan memperjuangkan kepentingan masyarakat di berbagai sektor pembangunan.
“Pengabdian kepada rakyat adalah segalanya. Kalau ingin partai ini besar, maka kader harus hadir membantu masyarakat,” katanya.
Ketua DPW PAN NTT Ahmad Yohan juga menegaskan komitmen seluruh pengurus yang baru dilantik untuk membesarkan PAN melalui kerja nyata dan pengabdian tulus kepada masyarakat.
“Kami bersama seluruh pengurus DPW dan DPD PAN NTT berkomitmen membesarkan PAN bukan semata-mata mengejar kekuasaan atau kursi, tetapi karena ingin memberikan pengabdian yang lebih luas bagi masyarakat NTT,” ujar Ahmad Yohan.
Pada kesempatan tersebut, Yohan menyebut tiga tokoh politik Nusa Tenggara Timur (NTT), yakni Jefri Riwu Kore, Simon Petrus Kamlasi, dan Jane Natalia Suryanto, sebagai sosok yang populis ditengah masyarakat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
