Tim Rescue Kantor SAR Maumere kemudian diberangkatkan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 500 PK yang dilengkapi peralatan SAR, perlengkapan medis, dan perangkat komunikasi menuju lokasi kejadian.
Setibanya di area pencarian, Tim SAR Gabungan langsung melakukan penyisiran di atas permukaan laut dengan memfokuskan pencarian di sekitar lokasi terakhir korban diduga melompat.
Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan nelayan dan masyarakat yang melintas di sekitar perairan tersebut agar segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda keberadaan korban.
Namun hingga operasi pencarian hari pertama berakhir, korban belum berhasil ditemukan.
Basarnas Maumere memastikan Operasi SAR akan kembali dilanjutkan pada Kamis, 16 Juli 2026, dengan memperluas area pencarian sesuai perhitungan pergerakan arus dan kondisi cuaca.
Seluruh unsur SAR berharap korban dapat segera ditemukan sehingga proses evakuasi dapat dilakukan secepatnya (*/red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














