Ia menyampaikan terima kasih kepada Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Nusa Tenggara II dan Yayasan Pendidikan Tinggi Akademi Teknik Kupang atas dukungan dan kerja sama yang baik selama proses pembangunan.
PT Galih Rahayu bersama rekannya dalam Kerja Sama Operasi (KSO) yaitu Berdikari Dwi Putra, tidak hanya menyelesaikan pembangunan gedung utama Rusun ATK.
Mereka juga bertanggung jawab atas penyelesaian pagar keliling, pembangunan growing water tank untuk menampung air hujan, serta menyediakan satu unit sumur bor untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi penghuni rusun.
Sebagai fasilitas tambahan, juga dibangun satu unit gazebo di bagian timur gedung, penataan lanskap dengan penanaman berbagai jenis tanaman serta pemasangan paving block di area depan, samping, dan belakang rusun.
” Dengan selesainya pembangunan Rusun ATK, diharapkan dapat meningkatkan kualitas kehidupan mahasiswa ATK dan memberikan kenyamanan dalam menempuh pendidikan” kata Ramly
Meskipun pembangunan Rusun Akademi Teknik Kupang (ATK) telah selesai, pihak kontraktor, PT Galih Rahayu , mengakui adanya beberapa kendala selama proses konstruksi. Kendala utama yang dihadapi adalah ketersediaan material bangunan. Beberapa material bangunan yang dibutuhkan tidak tersedia di Kupang, sehingga harus didatangkan dari Pulau Jawa. Hal ini menyebabkan keterlambatan pengiriman material, terutama saat kondisi cuaca buruk.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
