Untuk memastikan pesan-pesan agama disampaikan secara efektif dan diterima dengan baik oleh masyarakat, Kemenag NTT telah menyiapkan pedoman khusus bagi para penceramah. Pedoman ini menekankan pentingnya penyampaian pesan agama secara moderat, santun, tenang, dan sejuk.
“Untuk penceramah juga kita sudah menyampaikan harapannya agar ketika menyampaikan pesan-pesan agama tetap moderat dan elegan sehingga mudah dimengerti oleh penerima pesan,” jelas Sanu.
Kemenag NTT berharap melalui siaran Ramadan ini, masyarakat NTT dapat lebih terbuka dan menerima pesan-pesan keagamaan dengan baik. Oleh karena itu, Sanu juga menekankan pentingnya peran media massa dalam memastikan program-program yang disajikan benar-benar bermanfaat dan memberikan dampak positif bagi umat. selaras dengan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan kepedulian sosial.
“Kami mengajak media massa dan penceramah untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum dakwah yang berkualitas serta menjaga siaran keagamaan agar tetap dalam koridor yang benar dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” kata Sanu.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












