Dari Mimbar ke Medan Perang: Kisah Pendeta Letkol Djibrael Bengngu di Timor-Timur

img 20230922 wa0044 1

tv-beritakota ( In Story ) – Letkol Inf. (Purn) Djibrael Bengngu, seorang Pendeta yang juga berkarir di TNI Angkatan Darat, lahir di Sabu-Liae pada 1 Juli 1925. Ia menikah dengan Chatarina Dimu (lahir di Atambua, 11 November 1930) di Atambua pada 12 Mei 1955.

Setelah menyelesaikan pendidikan pendetanya, Djibrael Bengngu bergabung dengan TNI Angkatan Darat pada tahun 1962 dengan pangkat Letnan Dua. Ia bertugas di Kodam Udayana, khususnya di Bintal Korem 161 Wirasakti NTT, dan pada tahun 1964 diangkat menjadi Pasie Intel merangkap Kepala Bintal Ma-Korem 161 Wirasakti NTT.

Kariernya di bidang intelijen menarik perhatian Mayjen Pranoto Reksosamodra (Kasad), yang kemudian memindahkannya ke Mabesad Jakarta sebagai PAMA Intel merangkap Kabintal Rohani Protestan Denma Mabesad (1964).

Pada tahun 1965, ia ditunjuk sebagai Kepala Staf Administrasi di bawah Jenderal Abdul Haris Nasution (KSABRI), membantu mempersiapkan pidato-pidato Jenderal Nasution.

Foto  – Kawal Jenderal A.H.Nasution (5 Oktober 1965)

Exit mobile version