Gubernur juga berharap turnamen ini dapat melahirkan banyak pemain berbakat yang bisa bersinar di tingkat nasional maupun internasional.
“Kita ingin muncul pemain-pemain hebat dari NTT seperti Yabes Roni atau Viktor Dethan. Semoga semakin banyak anak NTT yang bermain di Liga 1 bahkan di luar negeri,” harapnya.
Kepada para penonton, Gubernur mengingatkan agar tetap menjunjung sportivitas dan menjadi suporter yang tertib.
“Cintai sepak bola dengan damai. Siap menang, siap kalah,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Panitia Piter Mite menjelaskan bahwa ETMC 2025 mengusung tema “Sport and Culture”, berlangsung dari 9 November hingga 5 Desember 2025, diikuti 28 klub se-NTT dengan total hadiah Rp655 juta.
Ketua Asprov PSSI NTT, Chris Mboeik, menambahkan bahwa turnamen ini menjadi ajang penting untuk mencari talenta muda dan mempersiapkan NTT menuju PON 2028.
“Sepak bola menyatukan kita semua. Tiga tim terbaik dari ETMC ini akan mewakili NTT di Liga 3 Nasional,” jelasnya.
Wakil Bupati Ende, Dominikus Minggu Mere, turut menyampaikan rasa bangga karena Kabupaten Ende dipercaya menjadi tuan rumah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
