“Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para ayah agar mau berbagi peran, baik dalam pekerjaan domestik maupun dalam pengasuhan anak. Inilah semangat dari tema HARGANAS tahun ini, yakni ‘Ayah Wajib Hadir’,” jelasnya.
Lomba Memasak untuk Mengubah Pola Pikir
Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah lomba memasak yang diikuti para ayah dari Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB).
Mauliwaty menjelaskan, lomba tersebut bukan sekadar kompetisi memasak, tetapi menjadi media edukasi bahwa tugas menyiapkan makanan bergizi bukan hanya tanggung jawab ibu.
“Kami ingin mempromosikan Gerakan Ayah Teladan Indonesia melalui pembagian peran di dalam keluarga. Ayah juga harus mampu memasak makanan bergizi untuk keluarganya. Dalam rumah tangga, ayah dan ibu diharapkan memiliki peran yang setara dan saling melengkapi,” katanya.
Ia menambahkan, di Kampung Keluarga Berkualitas terdapat program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang mengajarkan keluarga cara mengolah makanan bergizi sebagai upaya mencegah stunting.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
