IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Tegar Prastya Terima Trophy for Humanity dari Jaksa Agung RI di Ajang Simfoni Perdamaian

Avatar photo
Screenshot 2025 11 25 213205 768x400 1

Tegar Prastya berdiri sejajar dengan para tokoh kemanusiaan lainnya—dari aparat keamanan hingga pekerja publik—yang berjasa menyalakan harapan di tengah masyarakat.

Penghargaan Trophy for Humanity ini bukan hanya apresiasi untuk Tegar Prastya secara pribadi. Lebih dari itu, ia menjadi simbol wajah baru Kejaksaan: penegakan hukum yang lebih manusiawi, lebih mendengar, dan lebih peduli.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Bagi Kejaksaan Negeri Sikka dan Kejaksaan RI, momen ini mempertegas komitmen bahwa hukum bukan hanya tentang menghukum, tetapi juga memulihkan—hubungan sosial, kepercayaan masyarakat, dan masa depan para pihak.

Empati di mata Kejaksaan bukan kelemahan. Ia adalah kekuatan moral yang membuat hukum relevan dan dekat dengan masyarakat.

Lewat figur seperti Tegar, Kejaksaan menunjukkan bahwa penegakan hukum terbaik adalah yang mampu merasakan denyut kehidupan rakyatnya.

Simfoni Perdamaian ditutup dengan pesan yang hangat: di dunia yang semakin bising, empati adalah jembatan yang mendamaikan.

Metro TV, para pegiat kemanusiaan, dan Kejaksaan RI berdiri pada satu nilai yang sama: kekuatan sejati bukan pada suara yang paling keras, tetapi pada hati yang paling tulus mendengar.

Baca Juga :  Keluarga Besar PPK OP PIAT SDA NT II - Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H