tv-beritakota.com (Jakarta, 25 November 2025) — Malam puncak Simfoni Perdamaian: Journey of Empathy di Studio Grand Metro TV menjadi ajang penuh haru dan kehangatan.
Di tengah rangkaian musik, narasi, dan refleksi perjalanan 25 tahun Metro TV, hadir satu momen yang paling menyentuh: penganugerahan Trophy for Humanity.
Salah satu penerimanya adalah Tegar Prastya, S.H., Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Sikka.
Ia menerima penghargaan bergengsi itu langsung dari Jaksa Agung RI, Prof. Dr. H. Sanitiar Burhanuddin, S.H., M.M., sebagai pengakuan atas kiprahnya menghadirkan penegakan hukum yang berjiwa empati.
Simfoni Perdamaian bukan sekadar acara penghargaan. Ia dirangkai sebagai perjalanan rasa—kolaborasi musik, kisah kemanusiaan, dan refleksi mendalam tentang arti empati.
Pesannya sederhana namun kuat:
empati adalah bahasa yang menyatukan manusia.
Dalam segmen penganugerahan, host menyampaikan kalimat yang meneguhkan suasana:
“Setiap tokoh yang kita temui malam ini punya cerita yang menginspirasi. Mereka yang bekerja dalam senyap, menyalakan empati di tengah gelap.”
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












