Melawan Ketergantungan Pangan, Kebun Jane Ubah Wajah Pertanian NTT

GridArt 20260402 131922539

Dari pertanyaan itu, lahir sebuah gagasan sederhana namun strategis: membangun produksi dari dalam, dengan melibatkan masyarakat lokal sebagai kekuatan utama.

Bukan tanpa alasan, Jane memilih memulai dari sektor paling dasar yakni pangan.

Menurutnya, jika ingin membangun ekonomi yang kuat, maka harus dimulai dari kebutuhan paling mendasar masyarakat.

“Saya buka usaha di NTT, tapi harus bisa bantu masyarakat. Kalau terlalu modern, SDM belum siap. Jadi mulai dari pangan,” jelasnya.

Pendekatan ini kemudian melahirkan Kebun Jane sebagai ruang produksi sekaligus pemberdayaan petani lokal.

Yang membedakan Kebun Jane dari pertanian konvensional adalah pendekatannya yang berbasis sistem.

Kebun ini tidak hanya menanam dan memanen, tetapi membangun ekosistem produksi yang berkelanjutan.

Melalui konsep ekonomi sirkular: Limbah ternak diolah menjadi pupuk, Pupuk digunakan untuk tanaman, Sisa panen menjadi kompos, Kompos kembali ke tanah

“Tidak ada yang terbuang. Semua berputar,” kata Jane, lulusan Ohio State University, Amerika Serikat.

Exit mobile version