Namun di balik itu, ada jejak yang tidak selalu terlihat—jejak ketekunan, konsistensi, dan pilihan untuk tidak menyerah pada batasan.
“Seorang perempuan harus terus belajar dan berdedikasi membangun negeri dengan hati,” kata Diana.
Kalimat itu tidak terdengar seperti penutup. Ia lebih menyerupai prinsip yang terus berjalan, seperti jalan yang ia bangun—memanjang, menghubungkan, dan membuka kemungkinan.
Jalan panjang Diana Takaeb menjadi gambaran bahwa pembangunan tidak mengenal batas gender.
Dari bangku STM hingga memimpin proyek di lapangan, ia membuktikan bahwa ketekunan, integritas, dan profesionalisme adalah kunci utama.
Di tengah jalan-jalan yang terus dibangun di Flores, ada jejak yang mungkin tak selalu terlihat—jejak seorang perempuan yang memilih untuk terus melangkah. ( Pascal )
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
