Namun, seiring kebijakan optimalisasi anggaran oleh Kementerian Pekerjaan Umum, lingkup pekerjaan disesuaikan dan difokuskan pada satu ruas prioritas, yakni Jalan Molo Sunjam sunjam yang menjadi akses utama masyarakat Kelurahan Fatukoa.
“Dari pagu awal lebih dari Rp22 miliar, dilakukan optimalisasi menjadi sekitar Rp16,8 miliar. Dampaknya, pekerjaan difokuskan pada satu ruas jalan, tanpa mengurangi mutu, kualitas, maupun spesifikasi teknis,” tegas Paul.
Terkait pelaksanaan di lapangan, pihaknya mengaku telah melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Kota Kupang, termasuk dalam menyikapi sejumlah tantangan, salah satunya pekerjaan yang melintasi kawasan hutan.
“Untuk ruas jalan yang memasuki kawasan hutan, kami sudah melakukan rapat dan koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait, termasuk pengurusan perizinan. Semua berjalan baik dan tidak menghambat pelaksanaan Inpres,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa batas-batas jalan yang dikerjakan serta penamaan paket pekerjaan telah disesuaikan dengan usulan Pemerintah Kota Kupang dan kebijakan optimalisasi anggaran dari Kementerian PU.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
