“Untuk Asbuton di ruas SP Amol–Manamas–Wini hari ini sudah selesai. Minggu depan kami akan bergeser ke ruas Oepoli–Napan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, total panjang penanganan pada paket pekerjaan tersebut mencapai lebih dari 100 kilometer, meliputi ruas Oepoli–Napan hingga SP Amol–Manamas–Wini.
Penanganan Longsor Km 16 Memiliki Tingkat Kesulitan Tinggi
Braitlhy mengakui, pekerjaan penanganan longsor di Kilometer 16 memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi karena berada pada medan yang curam.
Selain kondisi topografi, pelaksanaan pekerjaan juga harus memperhatikan lahan masyarakat yang berada di sekitar lokasi. Area kerja dibatasi agar tidak merusak tanaman produktif milik warga seperti pohon jati, asam, bambu, dan pisang.
“Lokasinya cukup curam. Kami juga tidak bisa membuka area terlalu luas karena di sekitar lokasi terdapat tanaman milik masyarakat yang menjadi sumber penghasilan mereka. Khusus bambu juga harus dipertahankan karena berfungsi melindungi alur air di tepi sungai,” jelasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
