“Setiap material harus melalui uji mutu sebelum digunakan. Pembayaran juga tidak akan dilakukan jika kualitas pekerjaan belum memenuhi standar,” tegasnya.
Menurutnya, Hasil uji mutu material, baik tanah dasar, agregat, maupun aspal, sejauh ini dinyatakan memenuhi standar.
Adapun struktur perkerasan jalan yang digunakan meliputi: Lapisan aspal HRS-WC tebal 5 cm, Lebar perkerasan 5,5 meter, Bahu jalan rabat beton FC 15 MPa, serta Lebar bahu 50 cm di kiri dan kanan
Audrian memastikan tidak ada perubahan desain selama pelaksanaan proyek.
Setelah PHO, proyek ini akan memasuki masa pemeliharaan selama satu tahun dengan jaminan sebesar 5 persen dari nilai kontrak.
“Penyedia jasa masih punya tanggungjawab melakukan perbaikan selama masa pemeliharaan,” tegasnya.
Proyek IJD Mesara–Kelabamadja-Dainao ini memiliki anggaran sebesar Rp16 miliar lebih yang bersumber dari APBN dan dikerjakan oleh PT Tamita Langgeng Jaya.
Respons Keluhan Masyarakat soal IJD Kapasiok-Ho
Menanggapi laporan masyarakat terkait kerusakan pada ruas IJD Kapasiok–Ho di Kabupaten Rote Ndao, Audrian mengakui terdapat satu titik retak yang diduga akibat pergerakan tanah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
