“Kami prioritaskan jalan-jalan dengan mobilisasi masyarakat tinggi dan aktivitas ekonomi tinggi. Itu yang jadi perhatian utama,” kata Yohanes.
Ia mengakui masih banyak ruas jalan dalam Kota Kupang yang membutuhkan peningkatan kualitas, termasuk ruas-ruas dengan mobilitas tinggi seperti kawasan BTN Kolhua hingga arah Kemaraya.
Namun keterbatasan anggaran masih menjadi kendala utama pemerintah daerah dalam melakukan peningkatan jalan secara menyeluruh.
“Permintaan masyarakat untuk pembangunan jalan terus meningkat setiap tahun karena perkembangan permukiman juga semakin besar. Pemerintah kota bersama wali kota terus berupaya melobi anggaran pusat agar pembangunan jalan hotmix dalam kota bisa terus ditingkatkan,” jelasnya.
Yohanes juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang melakukan pengecoran jalan secara swadaya di lingkungan masing-masing.
Namun ia berharap masyarakat tetap berkoordinasi dengan pemerintah agar pekerjaan yang dilakukan sesuai standar teknis dan tidak terbuang sia-sia.
“Kami sangat menghargai niat baik masyarakat membantu pemerintah. Tetapi tetap perlu komunikasi dan koordinasi supaya pekerjaan yang dilakukan sesuai standar teknis jalan,” pungkasnya. ( Pascal)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












