Panjang efektif penanganan jalan di kawasan GOR awalnya direncanakan sekitar 480 meter. Namun setelah proses MC-0, terdapat penambahan volume pekerjaan sehingga total panjang penanganan menjadi sekitar 500 meter.
Yohanes menambahkan, konstruksi beton dipilih karena kawasan tersebut memiliki tingkat mobilitas kendaraan dan debit air yang cukup tinggi sehingga membutuhkan struktur jalan yang lebih kuat.
Paket Hotmix dan Pemeliharaan Jalan Tetap Berjalan, Fokus pada Jalur Mobilitas Tinggi
Meski porsi anggaran lebih besar diarahkan ke pekerjaan lapen, Pemerintah Kota Kupang tetap mengalokasikan dana sekitar Rp13 miliar untuk pekerjaan hotmix dan pemeliharaan rutin jalan.
Beberapa titik pekerjaan hotmix tersebar di sejumlah ruas strategis dalam Kota Kupang, di antaranya Jalan Imam Bonjol, kawasan PNKC, ruas Wilayah Tenau, serta ruas Tamnos–TDM.
Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan sekitar Rp1,5 miliar untuk pemeliharaan rutin berupa penutupan lubang jalan dan perbaikan ruas prioritas dengan tingkat lalu lintas harian (LHR) tinggi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












