BNPB mencatat jumlah korban meninggal dunia mencapai 105 orang, sementara jumlah warga yang mengungsi mencapai sekitar 179 ribu orang.
Pemerintah Pastikan Bantuan Terus Bergerak
Kemensetneg menyebut Presiden sejak awal telah memerintahkan agar penanganan dampak gempa dan penyaluran bantuan dilakukan secara cepat, terarah dan merata.
Melalui Sekretariat Presiden, bantuan logistik dan perlengkapan telah disalurkan sejak 15 hingga 24 Agustus 2026. Bantuan tersebut antara lain berupa 204,22 ton sembako, 27,71 ton makanan siap saji, 10,29 ton air mineral, obat-obatan, tenda, selimut, matras, peralatan komunikasi serta dua set rumah sakit lapangan.
Kepala BNPB juga melaporkan bahwa distribusi bantuan dilakukan melalui tiga posko utama, yakni Posko Nasional di Halim Perdanakusuma, Posko Labuan Bajo dan Posko Maumere.
Hingga saat ini, sebanyak 2.032 ton logistik telah masuk melalui Posko Nasional Halim Perdanakusuma dan 1.539 ton di antaranya telah didistribusikan ke wilayah terdampak.
Layanan Kesehatan Diperkuat
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
