tv-beritakota.com, Kupang – Pembangunan Bendungan Manikin di Kabupaten Kupang dan Bendungan Lambo di Mbay, Kabupaten Nagekeo, masih menghadapi sejumlah kendala.
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II menyebut, salah satu kendala yang dihadapi yakni keterbatasan anggaran yang berpotensi menghambat target penyelesaian dua Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut.
Kepala BBWS Nusa Tenggara II, Parlinggoman Simanungkalit, S.T.,M.PSDA mengatakan pihaknya telah menyampaikan langsung persoalan itu kepada Kantor Staf Presiden (KSP), khususnya terkait kepastian dukungan pendanaan untuk kedua bendungan.
Dalam wawancara di Kupang, Selasa (5/5/2026), Parlinggoman menjelaskan bahwa Bendungan Manikin masih membutuhkan anggaran sekitar Rp1,1 triliun agar dapat rampung sesuai target pada 2028. Namun, alokasi dana yang tersedia tahun ini baru sekitar Rp75 miliar.
“Kalau hanya mendapat sekitar Rp100 miliar per tahun, maka penyelesaiannya bisa memakan waktu hingga 11 tahun lagi. Karena itu kami meminta tambahan anggaran sekitar Rp300 miliar per tahun agar target 2028 bisa tercapai,” ujarnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
