file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

Perkuat kesiapsiagaan hadapi bencana hidrometeorologi, Jajaran Kementerian PU Se-NTT Gelar Apel Siaga Bencana

Avatar photo
GridArt 20251105 122619222

“Seluruh personel dan peralatan siaga sudah kami persiapkan. Kami juga memperkuat koordinasi dengan BMKG, BPBD, pemerintah daerah, serta TNI–Polri untuk langkah tanggap darurat yang cepat dan tepat,” tuturnya.

Parlinggoman menambahkan, berdasarkan data cuaca terbaru, curah hujan tinggi diperkirakan terjadi di NTT pada November 2025 hingga Februari 2026, sehingga kewaspadaan harus ditingkatkan di seluruh daerah rawan banjir.

IMG20251104140202
Foto- Apel Kesiapsiagaan Bencana Kementerian PU, di kantor BBWS NT II

Apel Siaga Bencana ini diikuti pula oleh para pimpinan satuan kerja (Satker), pejabat pembuat komitmen (PPK), serta Tim Siaga Bencana Balai Kementerian PU se-NTT.

Melalui kegiatan ini, Kementerian PU meneguhkan komitmen untuk terus berada di garis depan dalam melindungi infrastruktur dan keselamatan masyarakat dari ancaman bencana alam.

“Kesiapsiagaan bukan hanya soal kesiapan alat dan personel, tetapi juga kesiapan hati dan semangat untuk melayani masyarakat di saat krisis,” tutup Parlinggoman.( Tom)

Baca Juga :  BPJN NTT Siap Bangun 2 Jembatan Baru Tahun 2025 di Kota Kupang dan Rote Ndao