Meski rumah khusus telah siap huni, namun tingkat hunian belum sepenuhnya optimal. Didik mengungkapkan, terdapat sejumlah kendala non-teknis yang dihadapi para penghuni.
Beberapa Faktor utama diantaranya soal pendidikan anak. Banyak keluarga belum pindah karena anak-anak mereka masih bersekolah di lokasi lama, sementara fasilitas pendidikan di kawasan baru belum memadai.
Selain itu, faktor pekerjaan juga menjadi pertimbangan. Sebagian warga masih menggantungkan mata pencaharian di tempat asal, sehingga belum dapat sepenuhnya berpindah.
Akses jalan yang belum optimal, terutama saat musim hujan, turut menjadi hambatan. Kondisi jalan yang rusak dan sulit dilalui berdampak pada mobilitas warga.
“Ini yang membuat sebagian warga belum menempati rumahnya, meski sudah menerima kunci,” jelasnya.
Di tengah berbagai kendala tersebut, Didik memastikan fasilitas dasar seperti air dan listrik dalam kondisi aman.
Pasokan air dinilai mencukupi dengan sistem distribusi yang telah berjalan optimal. Sementara itu, jaringan listrik juga telah diserahkan kepada pemerintah daerah dan siap digunakan masyarakat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














