Penanganan longsoran dilakukan dengan berbagai metode, disesuaikan dengan karakteristik dan kondisi masing-masing titik.
“Penanganan di empat titik longsoran menggunakan metode Dinding Penahan Tanah (DPT) beton, satu titik longsoran menggunakan matras geosintetik, dua titik memakai DPT pasangan batu, dan satu titik ditangani dengan metode pelebaran jalan melalui alih trase,” jelas Arthur.
Arthur kembali memastikan pekerjaan mayor ditargetkan selesai bulan Oktober 2025. Sementara pekerjaan minor seperti perapian dan patching aspal ditargetkan selesai bulan November 2025.
“Target untuk pekerjaan mayor ,nanti bulan Agustus sudah selesai. Sementara penanganan Dua titik longsor baru, pada km.56 dan km.58 targetnya Oktober selesai. Untuk Pekerjaan minor seperti patching aspal targetnya selesai di bulan November. besarannya masih menunggu CCO” ungkap Arthur.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
