Ia menjelaskan, rekonstruksi Pelabuhan Kolbano telah masuk dalam usulan kebutuhan anggaran sekitar Rp20 miliar. Nilai tersebut masih bersifat sementara karena akan disesuaikan dengan hasil akhir DED.
Pekerjaan yang direncanakan meliputi rekonstruksi trestle, perbaikan talud, pembangunan lapangan penumpukan, rehabilitasi kantor pelabuhan, pembangunan gapura, hingga penataan fasilitas pendukung lainnya agar pelabuhan dapat kembali beroperasi secara optimal.
Menurut Simon, keberadaan Pelabuhan Kolbano sangat penting bagi Kabupaten TTS. Setelah direkonstruksi, pelabuhan diharapkan mampu melayani kapal logistik, kapal perintis, hingga kapal pengangkut ternak sehingga memperkuat konektivitas dan menekan biaya distribusi barang menuju maupun dari wilayah TTS. (Tom)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
