“Karena alokasi anggaran tahun ini masih terbatas, kemungkinan untuk pekerjaan fisik anggaran tersebut bisa terserap dalam waktu satu hingga dua bulan,” ujar Faris kepada wartawan, Rabu (4/3/2026).
Mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendungan Temef itu menegaskan, meskipun anggaran yang tersedia belum maksimal, pihaknya tetap memprioritaskan pekerjaan yang paling krusial agar pembangunan bendungan tetap berjalan sesuai perencanaan teknis dan standar konstruksi.
Pembangunan Bendungan Manikin sendiri memiliki peran strategis bagi wilayah Kabupaten Kupang.
Selain untuk menyediakan air baku bagi masyarakat, bendungan ini juga diharapkan mampu mendukung irigasi pertanian serta mengendalikan potensi banjir di kawasan sekitar.
“Kami berharap pada tahun-tahun anggaran berikutnya pemerintah pusat dapat menambah alokasi dana sehingga pembangunan Bendungan Manikin bisa segera rampung dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” pungkas Faris.(“/Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
