Konektivitas jalan Simpang Balibo–Umasukaer makin Optimal. Akses warga kini lebih lancar dan mendukung perekonomian

IMG20260112120512
oplus_1024

“Masyarakat sangat senang karena akses jalan kini benar-benar mendukung aktivitas pendidikan, sosial, pertanian, dan ekonomi,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya konektivitas jalan di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Malaka dan Belu, yang merupakan jalur lintas negara. Karena itu, keterhubungan dengan ruas lain, khususnya menuju Jalan Nurobo, sangat diharapkan.

Dirinya menjelaskan bahwa sejak kontrak dimulai pada Oktober 2025, pekerjaan dilakukan dengan skema percepatan tanpa mengesampingkan mutu dan spesifikasi teknis.

“Percepatan dilakukan dengan penambahan alat berat, jam kerja, dan tenaga kerja. Secara keseluruhan, pekerjaan telah sesuai spesifikasi teknis. Untuk agregat dan aspal hotmix, hasilnya cukup memuaskan,” jelasnya.

Paket pekerjaan peningkatan Jalan Simpang Balibo–Umasukaer ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp20,4 miliar yang bersumber dari APBN.

Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Bahagia Timor Mandiri sebagai kontraktor pelaksana, dengan pengawasan dari PT Gagas Adi Bagaskara (KSO CV Bayu Pratama dan PT Ciriatama Nusawidya Consult) sebagai konsultan pengawas.

Exit mobile version