Pembangunan Fasilitas Pendidikan Madrasah di NTT Capai 25 Persen, Kemenag Optimistis Rampung Desember

Pembangunan sejumlah fasilitas pendidikan madrasah di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dikerjakan Kementerian Agama (Kemenag) Wilayah NTT

Rustam menjelaskan, progres 25 persen tersebut juga menjadi dasar untuk proses pembayaran termin pekerjaan. Setelah pembayaran termin berikutnya, progres pembayaran akan disesuaikan dengan perkembangan fisik pekerjaan hingga mencapai tahap selanjutnya.

Selain itu, terdapat satu paket pembangunan lainnya yakni pembangunan Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Manggarai Barat.

Jika digabungkan, total nilai tiga paket pekerjaan fisik tersebut berada di kisaran Rp12 miliar lebih.

Optimistis Rampung 16 Desember

Meski terdapat sejumlah tantangan di lapangan, Rustam optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai batas waktu kontrak, yakni 16 Desember 2026.

Menurutnya, pekerjaan struktur menjadi salah satu tahapan yang membutuhkan waktu cukup panjang karena meliputi pengerjaan pondasi, kolom, balok, hingga bagian struktur utama bangunan.

“Kalau saya lihat, optimistis selesai. Karena struktur sudah selesai, tinggal arsitekturnya,” jelasnya.

Ia mengatakan, apabila pekerjaan struktur telah terselesaikan, proses pekerjaan berikutnya relatif lebih cepat. Namun, kualitas material tetap menjadi perhatian, terutama material besi yang digunakan dalam konstruksi.

Exit mobile version