file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

Preservasi Jalan Nasional di Rote dan Sabu Rampung, Total Penanganan Capai 2,6 Kilometer

Avatar photo
Provinsi NTT, Audrian Ramanta Herdy, ST., M.Sc,
Provinsi NTT, Audrian Ramanta Herdy, ST., M.Sc,

Akibat aktivitas tersebut, mulai ditemukan sejumlah kerusakan pada ruas jalan nasional.

Pihaknya bersama pihak yang bertanggung jawab terhadap aktivitas tambak garam telah melakukan survei untuk mengidentifikasi titik-titik kerusakan.

“Kita sudah survei bersama dengan pihak yang bertanggung jawab dari tambak garam untuk mengidentifikasi kerusakan-kerusakan itu,” ungkapnya.

Kerusakan Diusulkan untuk Penanganan

Audrian mengatakan, hasil identifikasi kerusakan tersebut selanjutnya sedang dalam proses pengusulan untuk mendapatkan penanganan.

Namun, hingga saat ini belum dipastikan apakah penanganannya akan diarahkan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) atau menggunakan program reguler.

“Sementara sedang diusulkan. Saya belum tahu informasinya mau diarahkan ke IJD atau reguler. Intinya, kami sudah menginventarisasi atau mengidentifikasi seluruh kerusakan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa untuk paket preservasi yang dikerjakan pada Tahun Anggaran 2026, secara kontraktual pekerjaannya telah selesai.

Baca Juga :  Tinjau Pembangunan Jalan Lingkar Utara Flores, Menko AHY: Konektivitas Meningkat, Waktu Tempuh Terpangkas 50%