RUTENG, tv-beritakota.com, – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mempercepat penanganan infrastruktur jalan dan jembatan terdampak bencana melalui program Penanganan Mendesak Tanggap Darurat (PMTD) di wilayah Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III.
Salah satu pekerjaan yang menjadi perhatian adalah rehabilitasi Jembatan Wae Pesi, yang hingga Selasa (27/10/2026) telah mencapai progres 67,08 persen.
BPJN NTT juga menargetkan sembilan titik penanganan PMTD dapat diselesaikan pada Desember 2026, sementara dua titik lainnya direncanakan masuk penanganan tahun 2027.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Provinsi NTT, Nur Indah Indriyani, S.T., mengatakan bahwa sejumlah pekerjaan utama pada Jembatan Wae Pesi telah rampung, sedangkan beberapa pekerjaan teknis lainnya masih dalam proses pengerjaan.
“Progres Jembatan Wae Pesi saat ini sudah mencapai 67,08 persen,” kata Nur Indah saat dikonfirmasi, Selasa (27/10/2026).
Ia menjelaskan, pekerjaan yang telah diselesaikan meliputi reposisi jembatan, penggantian elastomer atau bantalan karet, serta pengencangan dan penggantian baut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
