Progres Rehabilitasi Jembatan Wae Pesi Capai 67,08 Persen, BPJN NTT Targetkan 9 Titik PMTD Rampung Desember 2026

PPK 3.3 Provinsi NTT, Nur Indah Indriyani, S.T., mengatakan bahwa sejumlah pekerjaan utama pada Jembatan Wae Pesi telah rampung, sedangkan beberapa pekerjaan teknis lainnya masih dalam proses pengerjaan.

Menurut Nur Indah, tingkat dampak bencana pada Jembatan Wae Pesi lebih besar dibandingkan Wae Dampek. Hal tersebut membuat jenis dan lingkup pekerjaan pada kedua jembatan berbeda sesuai kondisi masing-masing.

 

PMTD Wilayah PJN III Mencakup 11 Titik

Nur Indah menjelaskan, program PMTD yang berada dalam penanganannya mencakup 11 titik pekerjaan, terdiri atas lima jembatan dan enam titik longsoran.

Lima jembatan tersebut meliputi Jembatan Wae Pesi, Wae Mbae, Wae Tiang, Wae Longge, dan Wae Mokel.

Dari total 11 titik tersebut, sembilan titik direncanakan ditangani pada 2026, sedangkan dua titik lainnya masuk dalam rencana penanganan tahun 2027.

Secara keseluruhan, progres pelaksanaan program PMTD di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya diperkirakan mencapai sekitar 20 persen.

Untuk penanganan titik longsoran, pekerjaan yang dilakukan antara lain meliputi perbaikan tanah, pembangunan saluran drainase bawah permukaan subdrain rekonstruksi badan jalan, serta penguatan lereng menggunakan dinding penahan tanah.

Exit mobile version