“Dengan begitu, pelaksanaan pembangunan tidak lagi terkendala dan anggaran yang dialokasikan dapat segera direalisasikan,” ujar Andi Iwan.
Politisi Fraksi Partai Gerindra itu menegaskan, penyelesaian Jalan Lingkar Utara Flores akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
Selain meningkatkan konektivitas antarwilayah, keberadaan jalan tersebut juga diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan, menurunkan biaya logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Pulau Flores.
“Tujuannya agar manfaat segera dirasakan masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Pulau Flores,” katanya.
87 Kilometer Masih Jalan Tanah
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT, Janto, memaparkan progres pembangunan Jalan Lingkar Utara Flores. Total panjang jalan mencapai 141,291 kilometer dengan kebutuhan anggaran pembangunan fisik diperkirakan sekitar Rp1,079 triliun.
Pembangunan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan selesai pada 2031.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












