Jalan nasional yang mantap diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, distribusi barang, serta pengangkutan berbagai hasil produksi masyarakat dari wilayah tersebut.
Kondisi jalan yang semakin baik juga akan mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat yang setiap hari menggunakan akses tersebut.
Victor menegaskan, kualitas pekerjaan tetap menjadi prioritas agar masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara optimal.
“Yang utama adalah kualitas pekerjaan sehingga memudahkan akses masyarakat melakukan kegiatan sesuai kebutuhan masing-masing dan terutama mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Dengan progres yang telah mencapai 85 persen, pembangunan ruas Jalan Hokeng–Pululera kini memasuki tahap akhir. Pemerintah melalui BPJN NTT menargetkan pekerjaan dapat diselesaikan pada Oktober 2026 dengan tetap menjaga standar kualitas konstruksi.(*/Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














