Progres Bendungan Mbay Capai 94 Persen, BBWS NT II percepat Relokasi sekolah dan infrastruktur sebelum Impounding

Progres Pembangunan Bendungan Mbay Lambo capai 94 Persen

Pembangunan Dimulai Sejak 2022

Pembangunan Bendungan Mbay mulai dikerjakan pada April 2022, meskipun proses kontraktual telah dimulai sebelumnya.

Anis mengatakan pelaksanaan pembangunan sempat menghadapi sejumlah kendala, termasuk persoalan pengadaan tanah dan penolakan masyarakat pada tahap awal.

Jika Paket 1 dan Paket 2 membutuhkan anggaran sekitar Rp1,6 triliun, maka setelah ditambah Paket 3 senilai sekitar Rp123 miliar, total investasi pembangunan bendungan mendekati Rp1,8 triliun.

Bendungan Mbay sendiri berada di kawasan perbatasan sejumlah kecamatan di Kabupaten Nagekeo. Tiga desa yang berada di kawasan bendungan antara lain Rendu Butowe, Mbay, dan Labolewa.

Dengan progres konstruksi utama yang telah mencapai 94 persen, penyelesaian pengadaan tanah, relokasi fasilitas umum, penataan jalan dan utilitas menjadi tahapan penting sebelum Bendungan Mbay memasuki fase pengisian awal waduk.

BBWS Nusa Tenggara II menargetkan seluruh persoalan pendukung tersebut dapat diselesaikan sehingga bendungan dapat segera dimanfaatkan sesuai fungsi utamanya, terutama dalam mendukung penyediaan air dan pengembangan irigasi bagi masyarakat di wilayah Mbay dan sekitarnya.(Tom )

Exit mobile version