file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

BBWS NT II Perkuat Tanggul Sungai Linamnutu, antisipasi gerusan berulang. Dikerjakan dari Hulu dan Hilir

Avatar photo
BBWS NT II perkuat tanggul sungai Linamnutu. Dikerjakan dari Hulu ke Hilir
BBWS NT II perkuat tanggul sungai Linamnutu. Dikerjakan dari Hulu ke Hilir

Dengan pola tersebut, alat dan personel dapat bekerja di dua titik sekaligus. Kedua pekerjaan kemudian diarahkan bertemu di bagian tengah lokasi.

“Konsep pelaksanaannya dari hulu dan hilir. Pertemunya nanti di tengah,” jelas Nahason.

Ia mengatakan pola tersebut diharapkan dapat mempercepat penyelesaian pekerjaan dibandingkan jika seluruh pekerjaan dilakukan dari satu titik.

Nahason menyebut pekerjaan di lokasi tersebut telah berjalan sekitar satu minggu.

Panjang Penanganan 400–450 Meter

Berdasarkan identifikasi di lapangan, panjang lokasi tanggul yang akan ditangani diperkirakan mencapai sekitar 400 hingga 450 meter.

Untuk pekerjaan yang dilaksanakan Satker OP SDA, penguatan tanggul menggunakan konstruksi bronjong.

“Kalau kami OP, kami melaksanakan dengan sistem bronjong,” kata Nahason.

Konstruksi tersebut direncanakan memiliki pondasi sekitar 2 meter, sedangkan bagian atasnya diperkirakan mencapai sekitar 4 hingga 4,5 meter, dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan teknis di lapangan.

Setelah bronjong terpasang, bagian tersebut akan ditimbun dan disesuaikan dengan kondisi jalan desa yang berada di sekitar lokasi.

Baca Juga :  PT.Cahaya Berlian Jaya Abadi siapkan langkah Percepat Pekerjaan Jalan Silu-Oemofa di Kabupaten Kupang