Dengan pola tersebut, alat dan personel dapat bekerja di dua titik sekaligus. Kedua pekerjaan kemudian diarahkan bertemu di bagian tengah lokasi.
“Konsep pelaksanaannya dari hulu dan hilir. Pertemunya nanti di tengah,” jelas Nahason.
Ia mengatakan pola tersebut diharapkan dapat mempercepat penyelesaian pekerjaan dibandingkan jika seluruh pekerjaan dilakukan dari satu titik.
Nahason menyebut pekerjaan di lokasi tersebut telah berjalan sekitar satu minggu.
Panjang Penanganan 400–450 Meter
Berdasarkan identifikasi di lapangan, panjang lokasi tanggul yang akan ditangani diperkirakan mencapai sekitar 400 hingga 450 meter.
Untuk pekerjaan yang dilaksanakan Satker OP SDA, penguatan tanggul menggunakan konstruksi bronjong.
“Kalau kami OP, kami melaksanakan dengan sistem bronjong,” kata Nahason.
Konstruksi tersebut direncanakan memiliki pondasi sekitar 2 meter, sedangkan bagian atasnya diperkirakan mencapai sekitar 4 hingga 4,5 meter, dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan teknis di lapangan.
Setelah bronjong terpasang, bagian tersebut akan ditimbun dan disesuaikan dengan kondisi jalan desa yang berada di sekitar lokasi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














