“Di Januari kemarin ada banyak promo dan cashback, sehingga penjualannya tinggi. Ketika promo berkurang di Februari, otomatis transaksi juga ikut menurun,” katanya.
Meski demikian, ia menilai antusiasme masyarakat terhadap investasi emas tetap cukup baik.
“Kalau dibandingkan tahun lalu, ini sebenarnya masih meningkat. Tahun lalu paling tinggi penjualan sekitar 3 kilogram. Bahkan pada Desember kemarin bisa mencapai 20 kilogram karena ada banyak promo,” jelasnya.
Untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat, Pegadaian juga terus melakukan edukasi mengenai pentingnya investasi emas sejak dini.
“Kami punya tim yang rutin melakukan sosialisasi ke berbagai tempat, mulai dari komunitas, instansi pemerintah, kantor-kantor, hingga sekolah dan kampus,” ujarnya.
Program edukasi tersebut dikenal dengan kegiatan goes to school dan sosialisasi ke berbagai institusi.
“Kami ingin menyampaikan bahwa investasi tidak harus besar. Menabung emas bisa dimulai dari nominal kecil, bahkan mulai dari Rp10.000 melalui tabungan emas,” jelasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
