Ia mengatakan jika ditarik lebih jauh ke belakang, lonjakan harga emas bahkan terlihat sangat signifikan.
Pada tahun 2022, harga emas masih berada di kisaran Rp1 juta per satuan tertentu. Sementara pada 2026 sudah mencapai sekitar Rp3 juta.
“Kalau dihitung dari 2022 sampai sekarang, kenaikannya sudah sekitar 300 persen. Ini menunjukkan bahwa emas memang menjadi instrumen investasi yang sangat menarik,” katanya.
Menurutnya, masyarakat kini mulai semakin sadar akan manfaat investasi emas. Selain nilainya cenderung meningkat, emas juga mudah dicairkan atau bersifat likuid.
“Sekarang banyak investor yang sebelumnya menyimpan dana di deposito mulai beralih ke emas. Pilihannya juga beragam, bisa membeli emas fisik, emas digital, atau melalui tabungan emas,” jelasnya.
Menariknya, meski harga emas terus naik, masyarakat di Kupang tidak serta-merta menjual emas yang mereka miliki.
“Di beberapa daerah mungkin ketika harga emas naik, orang langsung menjual. Tapi di sini tidak begitu. Masyarakat lebih memilih mempertahankan emasnya. Kalau butuh dana, biasanya digadaikan, bukan dijual,” ujarnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












