“Kami membatasi maksimal pinjaman Rp2,5 juta agar program ini bisa dirasakan lebih banyak masyarakat. Semangatnya adalah pemerataan bantuan,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui program ini masyarakat tetap dapat memperoleh dana dengan menjaminkan barang berharga tanpa harus menjual aset yang dimiliki.
“Dengan program ini masyarakat bisa memenuhi kebutuhan menjelang hari raya tanpa harus menjual barang berharga mereka. Cukup digadaikan dan bahkan tanpa bunga selama dua bulan,” pungkasnya.
Aktivitas masyarakat memanfaatkan layanan gadai di Pegadaian Cabang Kupang menunjukkan tren positif menjelang momen Hari Raya.
Menurutnya, berdasarkan data internal perusahaan, terjadi peningkatan transaksi gadai dalam beberapa waktu terakhir.
“Kalau kita lihat dari data, secara year to date atau sejak Januari sampai Februari, transaksi gadai mengalami kenaikan sekitar 50 persen.
Sementara secara month to month, dari Februari dibandingkan awal Maret yang baru berjalan sekitar 10 hari, ada kenaikan sekitar 5 hingga 6 persen,” jelasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












