Tak hanya fokus pada proyek yang sudah berjalan, diskusi juga mengarah pada rencana pengembangan jangka panjang berbasis data dan riset, termasuk melibatkan Universitas Nusa Cendana sebagai mitra strategis.
Hasil pemetaan ini nantinya akan menjadi fondasi dalam penyusunan kebijakan energi daerah yang terintegrasi, sekaligus mendorong penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang energi.
Pemerintah ingin memastikan bahwa transisi energi tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menyiapkan tenaga ahli lokal yang kompeten.
Sementara itu, pihak PLN menilai momentum transisi energi sebagai peluang besar untuk memperkuat sistem kelistrikan di NTT.
General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono menegaskan bahwa pengembangan EBT akan difokuskan pada efisiensi, keandalan listrik, serta pemerataan akses energi hingga ke wilayah terpencil.
Sebagai langkah konkret, PLN bersama Pemprov NTT akan menyiapkan sejumlah lokasi prioritas untuk dijadikan proyek percontohan (pilot project) energi terbarukan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










