Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan perhatian serius pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terhadap sektor garam nasional sebagai bagian penting dari agenda ketahanan pangan dan industri nasional.
Wapres juga meminta agar kawasan industri garam tersebut segera difungsikan sehingga manfaat ekonominya dapat segera dirasakan masyarakat, khususnya warga sekitar kawasan tambak garam di Rote Ndao.
“Kita ingin ini segera bisa fungsional. Kita ingin membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya, warga lokal bisa terbantu, kesejahteraannya meningkat, dan yang paling penting efek ganda dari pembangunan proyek ini bisa terasa. Jadi tidak hanya di atas kertas saja,” ujarnya.
Selain sektor garam, Gibran turut menyoroti potensi besar rumput laut dan kawasan kampung nelayan di Rote Ndao. Ia memastikan berbagai usulan pemerintah daerah seperti pembangunan cold storage, pabrik es, hingga SPBU khusus nelayan akan dikoordinasikan bersama kementerian terkait.
Dalam dialog bersama pemerintah daerah dan masyarakat, Wapres juga menerima berbagai laporan terkait kondisi infrastruktur, pendidikan, dan layanan kesehatan di Rote Ndao. Beberapa kebutuhan mendesak yang disampaikan antara lain revitalisasi puskesmas serta peningkatan fasilitas rumah sakit daerah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
