tv-beritakota.com, KUPANG – Bank NTT menyiapkan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) mikro tanpa agunan bagi pelaku usaha kecil dan menengah di Nusa Tenggara Timur.
Direktur Utama Bank NTT , Charlie Paulus menjelaskan, KUR mikro dengan plafon hingga Rp100 juta dapat diberikan tanpa jaminan, selama usaha yang dijalankan benar-benar nyata, aktif, dan produktif.
“Yang penting usahanya betul-betul usaha yang nyata,” ujar Charle usai RUPS Tahunan Bank NTT Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa Tahun 2026 yang digelar di Kantor Gubernur NTT, Minggu (24/5/2026).
Meski demikian, Bank NTT kini menerapkan prinsip kehati-hatian lebih ketat agar persoalan kredit macet yang pernah terjadi tidak terulang kembali.
“Dulu kita sempat dihentikan karena kredit macet terlalu banyak. Sekarang kita tidak mau lagi begitu. Sistem dan prosedurnya harus lebih baik,” tegasnya.
Charle menegaskan, dana KUR hanya diperuntukkan bagi kegiatan usaha produktif dan tidak boleh digunakan untuk kebutuhan konsumtif.
“KUR itu harus untuk usaha produktif, tidak boleh untuk konsumtif,” katanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
