“Harapan kami tidak ada lagi kendala peralatan, sehingga kami para pengemudi juga nyaman dalam bekerja,” katanya.
Pengemudi lainnya James Phila Ndilu sempat menunggu sejak pukul 13:00 WITA s.d. 23:00 WITA saat kendala alat terjadi di TPK Kupang.
Dia menyebut operator yang bertugas sangat membantu untuk mengatur kelancaran operasional di lapangan.
Pihaknya menaruh harapan agar kendala serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.
“Kondisi sekarang hanya butuh waktu 30 menit mulai dari datang (gate in) hingga truk keluar membawa peti kemas (gate out),” ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, PT Pelindo Terminal Petikemas merupakan bagian dari grup usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo yang berperan sebagai subholding pengelola bisnis terminal peti kemas.
Perusahaan dibentuk pasca integrasi Pelindo sejak 1 Oktober 2021 dan saat ini mengelola 32 terminal peti kemas di berbagai wilayah strategis Indonesia serta didukung oleh 7 anak perusahaan.
Dengan jaringan terminal yang luas dan terintegrasi, perusahaan berkomitmen untuk menghadirkan layanan kepelabuhanan yang andal, efisien dan berstandar internasional. (*)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










