Kesiapan operator alat, perencanaan kegiatan bongkar muat kapal, pengaturan receiving dan delivery menjadi pendukung dalam pemulihan kegiatan pelayanan peti kemas di TPK Kupang.
Manajemen PT Pelindo Terminal Petikemas juga berkomitmen untuk menjaga stabilitas layanan di TPK Kupang melalui kesiapan alat bongkar muat.
Perseroan merencanakan penambahan alat RTG crane pada rentang waktu 2026 s.d. 2027. Rencana tersebut telah disampaikan pada saat pertemuan antara manajemen perusahaan dengan Gubernur NTT beberapa waktu lalu.
“TPK Kupang tidak pernah berhenti atau stop operasi, kegiatan pelayanan peti kemas terus berlangsung 24 jam non stop tujuh hari seminggu, kami memohon maaf atas kendala yang terjadi beberapa waktu yang lalu,” seru Andhik.
Pengemudi truk peti kemas, Victor Kebo menyebut saat ini layanan di TPK Kupang sudah membaik.
Menurutnya tidak ada lagi antrian ekstrem seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.
Pada tanggal 7 Januari 2026 lalu, Victor sempat merasakan macet dan menunggu hingga sembilan jam untuk menunggu muatan delivery.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










