tv-beritakota.com, Kupang – BBWS NT II memastikan penanganan pascagempa Flores tidak hanya berfokus pada identifikasi kerusakan, tetapi juga pada upaya mengembalikan fungsi infrastruktur sumber daya air agar kembali dapat dimanfaatkan masyarakat.
Kepala Satuan Kerja Operasional dan Pemeliharaan (OP) Sumber Daya Air NT II, Nahason Hariandja, S.T., M.T., mengatakan pihaknya membagi tim dan wilayah koordinasi untuk mempercepat penanganan di sejumlah daerah terdampak.

Penanganan tersebut mencakup wilayah Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ende, Nagekeo, Ngada, Sikka hingga Pulau Palue.
Nahason menjelaskan, Satker OP SDA memiliki tugas utama dalam penanganan tanggap darurat, khususnya memastikan infrastruktur yang terganggu akibat gempa dapat kembali berfungsi dalam waktu cepat.
Ia menegaskan, tanggap darurat tidak serta-merta berarti melakukan rehabilitasi permanen seluruh infrastruktur yang mengalami kerusakan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














