tv-beritakota.com – Jembatan Termanu, yang menghubungkan beberapa kecamatan di wilayah Amfoang, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), putus total setelah diterjang banjir pada Sabtu (1/2) sekitar pukul 07.00 WITA.
Kejadian ini mengakibatkan akses menuju Kecamatan Amfoang Barat Laut, Amfoang Utara, dan Amfoang Timur lumpuh total.
Kapolres Kupang, AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H., membenarkan peristiwa tersebut dan mengimbau warga untuk berhati-hati saat melintasi Sungai Termanu karena potensi banjir susulan.
Jembatan yang telah mengalami kemiringan akibat terjangan banjir di tahun-tahun sebelumnya, akhirnya runtuh.
Struktur jembatan yang hanya beralaskan kayu balok memang sudah dalam kondisi memprihatinkan dan rawan ambruk, terutama saat dilintasi kendaraan.
Yohanis Wabang, seorang warga sekitar, mengungkapkan kekhawatiran warga terhadap kondisi jembatan tersebut sejak lama dan berharap pemerintah segera membangun jembatan pengganti yang lebih kokoh.
“Putusnya Jembatan Termanu memaksa masyarakat di wilayah Amfoang untuk mencari jalur alternatif yang lebih jauh dan sulit dilalui, sehingga menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas warga” katanya
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












