” Pemerintah menanggung seluruh biaya transportasi ini, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut tanpa perlu mengeluarkan biaya tambahan. Program ini diharapkan dapat meringankan beban biaya perjalanan masyarakat selama musim liburan Natal dan Tahun Baru. Sampai saat ini, tercatat telah ada dua keberangkatan menggunakan layanan tersebut” katanya
Meskipun saat ini belum terjadi lonjakan penumpang, BPTD Kelas II A NTT memperkirakan peningkatan signifikan menjelang Hari Natal (25 Desember). Untuk mengantisipasi hal tersebut, berbagai strategi telah disiapkan. BPTD telah melakukan rapat koordinasi dengan operator ASDP dan pihak terkait lainnya untuk meningkatkan frekuensi perjalanan penyeberangan. Tujuannya adalah untuk mencegah penumpukan penumpang dan memastikan tidak ada kapal yang beroperasi melebihi kapasitas angkutnya.
Sementara untuk angkutan lintas batas negara (ALBN) rute Kupang-Dili, terdapat tiga unit kendaraan yang beroperasi setiap hari. Berdasarkan data grafik, terlihat peningkatan signifikan pada jumlah penumpang, terutama sejak tanggal 18 Desember 2024, yang mencapai kenaikan hingga 200 persen. Hal ini menunjukkan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap layanan angkutan umum dan bus ALBN untuk perjalanan lintas negara tersebut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
