<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Restoratif Justice &#8211; TV Berita Kota</title>
	<atom:link href="https://tv-beritakota.com/tag/restoratif-justice/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tv-beritakota.com</link>
	<description>Berbagi Kabar Tanpa Batas</description>
	<lastBuildDate>Sat, 19 Jul 2025 01:13:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://tv-beritakota.com/wp-content/uploads/2025/07/IMG_20250715_170545-100x100.png</url>
	<title>Restoratif Justice &#8211; TV Berita Kota</title>
	<link>https://tv-beritakota.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terapkan Restorative Justice ,Kasus Arisan Online di Labuan Bajo Berakhir Damai</title>
		<link>https://tv-beritakota.com/hukum/terapkan-restorative-justice-kasus-arisan-online-di-labuan-bajo-berakhir-damai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TV-BeritaKota.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jul 2025 01:13:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[AKP Lufthi Darmawan Aditya]]></category>
		<category><![CDATA[arisan]]></category>
		<category><![CDATA[Kasat Reskrim Polres Mabar]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus dugaan penggelapan uang]]></category>
		<category><![CDATA[Labuan Bajo]]></category>
		<category><![CDATA[M.H]]></category>
		<category><![CDATA[Restoratif Justice]]></category>
		<category><![CDATA[S.I.K.]]></category>
		<category><![CDATA[S.T.K.]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tv-beritakota.com/?p=3719</guid>

					<description><![CDATA[tv-beritakota.com (Labuan Bajo, NTT )- Kasus dugaan penggelapan dana arisan online (Arisol) yang terjadi di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://tv-beritakota.com/peristiwa/hasil-olah-tkp-tim-labfor-polda-bali-temukan-3-barang-bukti-utama-kebakaran-pasar-oinlasi/">tv-beritakota.com</a> (Labuan Bajo, NTT )- Kasus dugaan penggelapan dana arisan online (Arisol) yang terjadi di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya berakhir damai.</p>
<p>Pelapor, MA (29), secara resmi mencabut laporannya terhadap terlapor berinisial KD (26), yang sebelumnya dilaporkan ke Polres Manggarai Barat pada Kamis, 3 Juli 2025.</p>
<p>Keputusan untuk mengakhiri kasus ini dengan damai diambil setelah kedua belah pihak mencapai kesepakatan. Polres Manggarai Barat kemudian menerapkan pendekatan <a href="https://tv-beritakota.com/kriminal/kasus-penghinaan-terhadap-bupati-manggarai-barat-edi-endi-dihentikan/">restoratif justice</a> (RJ) dalam penyelesaian kasus tersebut.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Mabar, AKP Lufthi Darmawan Aditya, S.T.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pelapor dan terlapor telah sepakat untuk berdamai dan tidak melanjutkan kasus ke ranah hukum.</p>
<p>&#8220;Kasus ini telah diselesaikan melalui pendekatan restorative justice. Kerugian finansial yang dialami oleh pelapor, sudah dikembalikan sepenuhnya. Awalnya, kerugian mencapai Rp 24,8 juta, namun dalam perjanjian damai disepakati menjadi Rp 35 juta sebagai bentuk itikad baik dari pihak terlapor,&#8221; jelas AKP Lufthi saat dikonfirmasi pada Kamis, 17 Juli 2025, pagi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Korban Penganiayaan Pilih Memaafkan Pelaku Demi Perdamaian</title>
		<link>https://tv-beritakota.com/peristiwa/polisi-korban-penganiayaan-pilih-memaafkan-pelaku-demi-perdamaian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TV-BeritaKota.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Jun 2025 02:20:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Armando Aldo M. Fernandes]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari Belu]]></category>
		<category><![CDATA[Kejati NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi korban penganiayaan di Belu NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Restoratif Justice]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tv-beritakota.com/?p=3485</guid>

					<description><![CDATA[tv-beritakota.com (Belu,NTT) – Kejaksaan Negeri Belu sukses menghentikan penuntutan perkara tindak pidana penganiayaan melalui pendekatan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://tv-beritakota.com/regional/kapolda-ntt-rotasi-jabatan-sejumlah-pju-dan-kapolres/">tv-beritakota.com</a> (Belu,NTT) – Kejaksaan Negeri Belu sukses menghentikan penuntutan perkara tindak pidana penganiayaan melalui pendekatan Restorative Justice (RJ).</p>
<p>Dalam perkara ini, korban Armando Aldo M. Fernandes alias Aldo yang merupakan seorang anggota kepolisian dengan tulus memilih untuk memaafkan pelaku, Azis Gomes alias Mosta, sebagai bentuk nyata pemulihan sosial di tengah masyarakat.</p>
<p>Ekspose penghentian perkara secara virtual digelar di Ruang Restorative Justice <a href="https://tv-beritakota.com/regional/berantas-korupsi-di-ntt-kajati-ntt-minta-dukungan-1-sst-tni-perkuat-keamanan-di-kejaksaan/">Kejaksaan Tinggi NTT</a> pada Rabu, 25 Juni 2025, pukul 07.00–08.00 WITA, dipimpin oleh Nanang Ibrahim Soleh, S.H., M.H., Direktur A pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAMPIDUM).</p>
<p>Turut hadir Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Zet Tadung Allo, S.H., M.H., Plt. Asisten Tindak Pidana Umum Kejati NTT, Douglas Oscar Berlian Riwoe, S.H beserta jajaran Bidang Pidana Umum Kejati NTT serta di saksikan juga secara virtual oleh seluruh Kejaksaan Negeri se NTT.</p>
<p>Pemaparan kasus disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Belu, Yoanes Kardinto, S.H, M.H.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Penghinaan Terhadap Bupati Manggarai Barat, Edi Endi Dihentikan </title>
		<link>https://tv-beritakota.com/kriminal/kasus-penghinaan-terhadap-bupati-manggarai-barat-edi-endi-dihentikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TV-BeritaKota.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Nov 2024 00:41:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Manggarai Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Edi Endi]]></category>
		<category><![CDATA[Kejati NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Restoratif Justice]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tv-beritakota.com/?p=901</guid>

					<description><![CDATA[tv-beritakota.com &#8211; Kasus penghinaan terhadap Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi oleh terdakwa Saverinus Suryanto alias...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>tv-beritakota.com</strong> &#8211; Kasus penghinaan terhadap Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi oleh terdakwa Saverinus Suryanto alias Rio akhirnya dihentikan oleh Kejaksaan Tinggi NTT melalui proses keadilan restoratif.</p>
<p>Penghentian perkara ini diputuskan melalui Rapat ekspose virtual oleh Kejaksaan Tinggi NTT, terkait permohonan penghentian penuntutan yang diajukan oleh Kejaksaan Negeri Manggarai Barat untuk kasus yang melibatkan terdakwa Saverinus Suryanto alias Rio dengan saksi korban, Edistasius Endi, Bupati Manggarai Barat, di kantor Kejati NTT, Senin, (4/11/2024).</p>
<p>Dalam perkara ini, Rio dituduh melanggar Pasal 45 Ayat (3) Jo Pasal 27 Ayat (3) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).</p>
<p>Ekspose ini dilaksanakan pada pukul 07.45–08.30 WITA oleh Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Barat, Sarta, SH. MH., dipimpin langsung oleh Direktur Orang dan Harta Benda pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Nanang Ibrahim Soleh, S.H., M.H., dan dihadiri secara virtual oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Ikhwan Nul Hakim, S.H., Koordinator pada Kejaksaan Tinggi NTT, Arwin Adinata, S.H., M.H., beserta jajaran kepala seksi, jaksa fungsional, dan Kasi Penerangan Hukum Kejati NTT.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
