<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>MPR RI &#8211; TV Berita Kota</title>
	<atom:link href="https://tv-beritakota.com/tag/mpr-ri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tv-beritakota.com</link>
	<description>Berbagi Kabar Tanpa Batas</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Sep 2026 02:51:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://tv-beritakota.com/wp-content/uploads/2025/07/IMG_20250715_170545-100x100.png</url>
	<title>MPR RI &#8211; TV Berita Kota</title>
	<link>https://tv-beritakota.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Di FGD MPR RI-UCB Kupang, Dr. Yohanes Tuba Helan Soroti Kearifan Lokal sebagai Perekat Kebhinnekaan NTT</title>
		<link>https://tv-beritakota.com/regional/yohanes-tuba-helan-fgd-mpr-ri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TV-BeritaKota.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 13:05:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[FGD]]></category>
		<category><![CDATA[MPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Potret Kebhinekaan di NTT]]></category>
		<category><![CDATA[UCB Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Yohanes G Tuba Helan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tv-beritakota.com/?p=7779</guid>

					<description><![CDATA[tv-beritakota.com,KUPANG– Keberagaman menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Nusa Tenggara TimurNTT). Keragaman suku,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>tv-beritakota.com,KUPANG– Keberagaman menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat<br />
<a href="http://Wikipedia -Nusa Tenggara Timur">Nusa Tenggara Timur</a>NTT).</p>
<p>Keragaman suku, agama, ras, etnis, bahasa, budaya dan adat istiadat justru menjadi kekayaan yang memungkinkan masyarakat hidup berdampingan dalam semangat persaudaraan.</p>
<p>Pandangan tersebut disampaikan Dr. Yohanes G. Tuba Helan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (<a href="http://MPRI RI">MPR RI</a>) bekerja sama dengan <a href="https://tv-beritakota.com/kesehatan/ucb-kupang-cetak-sejarah-baru-fakultas-kedokteran-swasta-pertama-resmi-hadir-di-bumi-flobamora/">Universitas Citra Bangsa</a> (UCB) Kupang, Senin, 7 September 2026, di Hotel Harper Kupang.</p>
<p>FGD yang mengangkat tema “Potret Kebhinnekaan dalam Tata Kehidupan Masyarakat Nusa Tenggara Timur” tersebut diinisiasi Anggota MPR RI, Paul Lyanto, dengan menghadirkan 10 pakar dari berbagai latar belakang ilmu pengetahuan dan sejumlah universitas di Kota Kupang.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-7780" src="https://tv-beritakota.com/wp-content/uploads/2026/09/file_0000000074e08208928cb1d060085cb7.png" alt="Dr.Yohanes Tuba Helan dalam FGD yang diselenggarakan MPR RI Kerjasama dengan UCB Kupang" width="650" height="488" title="Di FGD MPR RI-UCB Kupang, Dr. Yohanes Tuba Helan Soroti Kearifan Lokal sebagai Perekat Kebhinnekaan NTT 2"></p>
<p>Dalam pemaparannya berjudul “Potret Kebhinnekaan dalam Tata Kehidupan Masyarakat Nusa Tenggara Timur”, Yohanes G. Tuba Helan menggambarkan NTT sebagai wilayah dengan keragaman yang sangat luas.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ir.Abraham Paul Lyanto: Kebhinekaan Jadi Kekuatan yang Memperkokoh NKRI</title>
		<link>https://tv-beritakota.com/politik/kebhinekaan-paul-lyanto-fgd/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TV-BeritaKota.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 13:04:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[FGD Kebhinekaan NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Ir Abrahan Paul Lyanto]]></category>
		<category><![CDATA[MPR RI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tv-beritakota.com/?p=7785</guid>

					<description><![CDATA[tv-beritakota.com, KUPANG– Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menjadikan Focus Group Discussion (FGD) tentang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>tv-beritakota.com, KUPANG– Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (<a href="http://MPRI RI">MPR RI</a>) menjadikan Focus Group Discussion (FGD) tentang kebhinekaan di Nusa Tenggara Timur sebagai ruang untuk menggali pandangan para pakar mengenai bagaimana nilai-nilai kebangsaan dan empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara tetap relevan di tengah perubahan zaman dan perkembangan teknologi digital.</p>
<p>Hal itu disampaikan Anggota MPR RI, <a href="https://tv-beritakota.com/regional/yohanes-tuba-helan-fgd-mpr-ri/">Ir.Abraham Paul Lyanto</a>, dalam FGD yang digelar MPR RI bekerja sama dengan Universitas Citra Bangsa (UCB) Kupang di Hotel Harper Kupang, Senin, 7 September 2026.</p>
<p>FGD tersebut mengangkat tema “Potret Kebhinnekaan dalam Tata Kehidupan Masyarakat Nusa Tenggara Timur” dan menghadirkan 10 pakar dari berbagai latar belakang keilmuan serta sejumlah perguruan tinggi di Kota Kupang.</p>
<p>Menurut Paul, kegiatan tersebut bukan sekadar forum diskusi, tetapi menjadi bagian dari upaya MPR RI memperoleh masukan akademik dan perspektif para pakar untuk memperkuat pemahaman serta implementasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Soroti Pasal Pengampunan Koruptor, Firman Soebagyo: Koruptor Jangan Diberi Jalan Keluar Lewat Denda</title>
		<link>https://tv-beritakota.com/hukum/firman-soebagyo-koruptor-denda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TV-BeritaKota.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 01:00:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Firman Soebagyo]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[MPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Golkar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberantasan korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<category><![CDATA[RUU Kejaksaan]]></category>
		<category><![CDATA[Supremasi Hukum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tv-beritakota.com/?p=7321</guid>

					<description><![CDATA[tv-beritakota.com, Jakarta – Wacana pemberian pengampunan bagi pelaku tindak pidana korupsi melalui mekanisme pembayaran denda...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>tv-beritakota.com, Jakarta – Wacana pemberian pengampunan bagi pelaku <a href="https://tv-beritakota.com/hukum/sidang-tuntutan-dugaan-korupsi-kpud-sumba-timur-dua-terdakwa-dituntut-8-tahun-penjara/">tindak pidana korupsi</a> melalui mekanisme pembayaran denda yang disebut termuat dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) <a href="https://www.kejaksaan.go.id" target="_blank" rel="noopener">Kejaksaan</a> mendapat kritikan keras anggota <a href="https://www.dpr.go.id" target="_blank" rel="noopener">DPR RI</a> sekaligus Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Firman Soebagyo.</p>
<p>Menurut Firman, praktik <a href="https://www.kpk.go.id" target="_blank" rel="noopener">korupsi</a> di Indonesia saat ini telah berada pada tingkat yang sangat memprihatinkan sehingga membutuhkan langkah pemberantasan yang tegas, konsisten, dan tanpa kompromi.</p>
<p>Ia menegaskan, perang melawan korupsi harus menjadi agenda nasional yang didukung seluruh elemen bangsa.</p>
<p>&#8220;Korupsi kian marak. Indonesia hari ini butuh figur seperti Bapak Presiden <a href="https://tv-beritakota.com/nasional/presiden-prabowo-awasi-mbg/">Prabowo Subianto</a> untuk melanjutkan perjuangannya dalam pemberantasan korupsi,&#8221; ujar Firman dalam keterangan persnya, Minggu (26/7/2026).</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-7322" src="https://tv-beritakota.com/wp-content/uploads/2026/07/optimize-2.avif" alt="Firman Soebagyo menyampaikan pernyataan terkait penolakan pengampunan koruptor melalui mekanisme denda dalam RUU Kejaksaan." width="960" height="458" title="Soroti Pasal Pengampunan Koruptor, Firman Soebagyo: Koruptor Jangan Diberi Jalan Keluar Lewat Denda 4"></p>
<p>Firman menilai Presiden Prabowo memiliki komitmen kuat dalam pemberantasan korupsi. Namun, menurutnya, keberhasilan agenda tersebut tidak mungkin dicapai apabila hanya mengandalkan kepala negara seorang diri.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
