Panitia menargetkan sekitar 250 hingga 300 kantong daging kurban dapat dibagikan kepada masyarakat. Ia menyebut, satu ekor sapi rata-rata menghasilkan sekitar 60 hingga 70 kilogram daging.
Muhammad Sadiq menambahkan, makna Iduladha bukan hanya sekadar ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga momentum berbagi kebahagiaan kepada masyarakat kurang mampu.
“Kalau Idul Fitri mengajarkan kita merasakan lapar dan dahaga seperti saudara-saudara yang kekurangan, maka Idul adha mengajarkan bagaimana saudara-saudara kita yang kurang mampu juga ikut merasakan kebahagiaan,” katanya.
Ia juga mengapresiasi meningkatnya partisipasi pegawai dalam berkurban tahun ini. Menurutnya, perubahan status sebagian pegawai dari tenaga honorer menjadi ASN turut mempengaruhi kemampuan ekonomi mereka untuk ikut berkurban.
“Sekarang banyak pegawai yang sudah menjadi ASN, baik PNS maupun PPPK, sehingga penghasilan mereka meningkat dan antusias untuk berkurban juga semakin tinggi,” ungkapnya.
Suasana kekeluargaan juga terlihat sejak proses penerimaan hewan kurban hingga penyembelihan berlangsung. Para pegawai disebut bersama-sama menjaga hewan kurban sejak malam hingga pagi hari.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
